BI rate bulan November diprediksi belum akan dinaikan. Disebabkan karena tekanan rupiah tidak setinggi sebelumnya yang sempat menyentuh 11700-an.
* Seandainya BI Rate Tidak Naik.
Kemungkinan ada reaksi negative dari pasar. Ditambah bulan Desember nanti ancaman Bank Central AS The FED akan melakukan tapering (mengurangi stimulusnya). Kecenderungan rupiah sedikit melemah,walaupun sesuai expectasi bahwa BI rate unchange.
* Seandainya BI Rate Naik.
Kemungkinan rupiah akan menguat terbatas. Karena dengan naiknya BI Rate maka akan meningkatkan pembiayaan-pembiayaan sehingga pertumbuhan ekonomi akan terhambat.
Kita tidak perlu khawatir, karena bursa kita memiliki sektor yang bervariasi. Disaat yang satu sedang mengalami sentimen negative, yang satunya bisa terjadi sentimen positive. Yang terpenting adalah plan kita Jelas, baik plan jangka pendek maupun plan jangka panjang.
SMCB
Stoploss kalo break low 2500, support 2500, resist sekaligus TP1 2800-2825. Indikator stochastic oversold, ADX mulai ada pembalikan, menandakan buyyer melakukan pembelian.
Tetap Disiplin !!!







0 komentar:
Posting Komentar